Transformational Leadership in Promoting Gender Equality in Village Governance: A Study on the Low Representation of Female Village Heads in Denpasar, Bali
Keywords:
Transformational leadership, gender equality, village government, women's leadership,, Denpasar CityAbstract
Kesetaraan gender dalam kepemimpinan publik merupakan agenda global yang menjadi
bagian penting dari Sustainable Development Goals (SDG 5). Pada tingkat lokal, pemerintah
desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mewujudkan prinsip kesetaraan gender
karena kedekatannya dengan masyarakat serta keterlibatannya dalam penyediaan layanan
publik dan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran
kepemimpinan transformasional dalam mendorong kesetaraan gender dalam pemerintahan
desa di Kota Denpasar, Bali, dengan fokus pada rendahnya representasi perempuan sebagai
perbekel dan kepala desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan desain studi kasus yang dilakukan di empat kecamatan di Kota Denpasar melalui
studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan kajian literatur. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa struktur kepemimpinan pemerintahan desa dan kelurahan di Kota
Denpasar masih didominasi oleh laki-laki, dengan hanya tiga perempuan yang menduduki
posisi sebagai perbekel atau lurah. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan antara
kebijakan pengarusutamaan gender dengan implementasinya di tingkat lokal. Faktor
struktural, seperti kurangnya kebijakan afirmatif, serta faktor kultural berupa kuatnya
budaya patriarki menjadi penyebab utama rendahnya representasi perempuan. Meskipun
demikian, perempuan yang berada pada posisi kepemimpinan menunjukkan karakteristik
kepemimpinan transformasional yang bersifat partisipatif, inklusif, dan responsif. Penelitian
ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki potensi penting dalam
mendorong kesetaraan gender, namun memerlukan dukungan kebijakan serta perubahan
sosial yang berkelanjutan.
